Urutan Nama – Nama Bulan Hijriyah Dan Keutamaannya

source gambar : hafaramebel.com

Mengetahui nama – nama bulan dan urutannya berdasarkan kalender masehi memang bukanlah hal yang sulit karena penanggalan dala kalender masehi memang merupakan penanggalan yang digunakan secara umum. Tapi apakah kamu mengetahui nama – nama dan urutan bulan sesuai dengan penanggalan tahu hijriyah atau tahun Islam ? Seharusnya sudah selayaknya kita sebagai umat muslim mengetahui hal tersebut.

Pasalnya beberapa perayaan penting dalam ajaran Islam mengacu kepada penanggalan kalender hijriyah. Jadi baiknya supaya kedepannya kita lebih bisa mengingat perayaan – perayaan tersebut, kita juga harus mengetahui kapan tepatnya perayaan tersebut menurut kalender Islam atau kalender Hijriyah.

Nah, berikut ini terdapat penjelasan mengenai urutan nama nama bulan hijriyah dalam kalender Islam beserta dengan keutamaan didalamnya.

  1. Muharram

Bulan Muharram ini merupakan bulan kesatu dalam kalender hijriyah, bulan ini juga diperingati sebagai tahun baru Islam. Bulan Muharram ini memiliki arti diharamkan, dimana ini menandakan bahwa pada zaman Rasulullah diharamkan untuk memulai perang pada bulan ini.

  1. Safar

Bulan Safar ini merupakan bulan kedua dalam kalender hijriyah dan bulan ini memiliki arti kosong. Dimana pada bulan ini ditujukan kepada para pemuda untuk melakukan perjalanan atau keluar dari perkampungannya. Itulah yang membuat mengapa pada bulan Safar ini banyak perkampungan yang kosong.

  1. Rabi’ul Awal

Bulan Rabi’ul awal ini merupakan bulan ketiga dalam kalender hijriyah yang memiliki artian kembalinya para pemuda yang sebelumnya telah melakukan perjalanan atau merantau. Di bulan Rabi’ul awal ini juga ada hari besar dimana kita memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

  1. Rabi’ul Akhir

Bulan Rabi’ul akhir ini merupakan bulan keempat dari bulan hijriyah yang memiliki artian berakhirnya masa perantauan dan dimualainya masa bertani atau bercocok tanam dan juga menggembala yang dilakukan oleh para pemuda.

  1. Jumadil Awal

Bulan Jumadil awal ini merupakan bulan kelima dalam bulan hijriyah yang memiliki artian dimulainya musim kering sehingga membuat pertanian mulai mengalami kesulitan begitu juga dengan berternak.

  1. Jumadil Akhir

Bulan Jumadil akhir ini merupakan bulan keenam dalam bulan hijriyah yang memiliki artian seperti musim kering kedua setelah adanya awalan kekeringan di Jumadil awal. Biasanya bulan ini juga keadaan bertani dan berternak masih cukup sulit.

  1. Rajab

Bulan Rajab ini merupakan bulan ketujuh dalam kalender hijriyah yang memiliki artian memulai dan menahan diri. Peristiwa besar yang terjadi di bulan Rajab ini adalah perisitwa Isra Mi’raj.

  1. Sya’ban

Bulan Sya’ban ini merupakan bulan kedelapan dalam kalender hijriyah yang memiliki artian berkelompok, itu karena biasanya pada zaman dahulu banyak orang – orang melakukan pekerjaan seperti bertani, berternak, dan lain – lain secara berkelompok.

  1. Ramadhan

Bulan Ramadhan ini merupakan bulan kesembilan dala kalender hijriyah yang dianggap sebagai bulan yang paling mulia karena pada bulan ini umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Bulan inipun dianggap sebagai bulan yang penuh rahmat dari Allah SWT.

  1. Syawal

Bulan Syawal ini merupakan bulan kesepuluh dalam kalender hijriyah yang dimana pada bulan ini umat muslim merayakan yang namanya Hari Raya Idul Fitri tepat pada tanggal 1 Syawal setelah melaksanakan puasa Ramadan selama 1 bulan penuh.

  1. Dzulqaidah

Bulan Dzulqaidah ini merupakan bulan kesebelas dalam kalender hijriyah yang memiliki artian ketenangan. Ini menandakan dimana pada bulan ini kita sebagai manusia diberikan istirahat setelah bulan sebelumnya merayakan hari raya.

  1. Dzulhijah

Bulan Zulhijah merupakan bulan kedua belas dalam bulan hijriyah yang dimana pada bulan ini kita merayakan Idul adha dan dianjurkan untuk berkurban atau melaksanakn ibadah haji bagi yang mampu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *