Investasi P2P lending dengan Modal Dana 100.000, bisa?

Saat ini terdapat berbagai jenis wahana investasi berbasis digital, salah satunya adalah crowdfunding P2P lending. Anda mungkin pernah mendengar model pengembangan dana unik ini melalui media sosial.

Bagi orang awam, berinvestasi berarti menginvestasikan berbagai dana untuk mendapatkan keuntungan ganda. Namun sebenarnya perkembangan uang yang Anda miliki tidak sebatas investasi yang mendatangkan keuntungan.

Ketertarikan kaum milenial dalam menginvestasikan dananya terbantu dengan adanya produk digital. Apa itu crowdfunding peer to peer lending? P2P Lending merupakan model investasi yang sudah menggunakan sistem online.

Oleh karena itu, kegiatan investasi tidak dibatasi ruang dan waktu. Hingga saat ini, kebanyakan orang terkendala oleh jarak dan waktu untuk menginvestasikan uangnya di bank.

Calon investor harus meluangkan waktu untuk pergi ke kantor untuk menginvestasikan sejumlah uang. Lalu bagaimana dengan kaum milenial yang biasanya memiliki dana terbatas untuk berinvestasi?

Milenial kini bisa berinvestasi hanya dengan modal ratusan ribu. Bahkan dengan modal minimal ini, mereka dapat menghasilkan pengembalian dalam beberapa bulan.

Investasi P2P Lending Modal Dana 100.000

Periksa dompet atau rekening tabungan Anda, apakah sekarang sudah penuh? Jika rekening hanya menampung dana ratusan ribu, jangan khawatir karena bisa dijadikan modal investasi awal.

Namun, kaum milenial perlu memahami bahwa tidak semua jenis dan model investasi cocok untuk dipilih. Hal ini dikarenakan beberapa model pengembangan dana membutuhkan modal yang besar.

Misalnya, berinvestasi di saham dan real estat. Alih-alih mendapatkan pengembalian investasi yang cepat, Anda harus menunggu dengan sabar untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Sementara itu, investasi P2P lending menawarkan keuntungan bagi investor yang bergabung sebagai pemberi pinjaman. Cari tahu apa yang Anda dapatkan dengan modal 100.000 dengan penjelasan berikut.

Jaminan pengembalian investasi dalam waktu sesingkat mungkin

Investasi modal dengan dana yang sangat kecil apakah bisa menghasilkan uang yang banyak? Jangan khawatir karena meskipun modal minim, pemberi pinjaman tetap mendapatkan jaminan keuntungan.

Hal ini sejalan dengan konsep peer-to-peer lending yang menawarkan keamanan investasi jangka pendek. Pemberi pinjaman rata-rata mendapatkan pengembalian investasi mereka dalam beberapa bulan.

Pengembalian investasi dalam beberapa bulan karena sistem pembayaran peminjam adalah jangka pendek. Hal ini memudahkan pemberi pinjaman untuk mendaur ulang modal mereka.

Tidak perlu membuka rekening tabungan

Pernahkah Anda terbebani ketika ingin menjadi investor karena harus membuka rekening tabungan baru? Padahal, membuka rekening tabungan baru sekaligus mendaftar investasi kurang efektif.

Waktu Anda tersita dalam membuka rekening baru meskipun calon investor sudah memiliki tabungan di bank tertentu. Sayang kalau tidak harus bolak-balik ke kantor bank.

Meskipun Anda dapat membuka investasi pinjaman P2P tanpa membuka akun baru. Bahkan modal yang digunakan untuk mendapatkan produk digital ini cukup rendah, terutama bagi kaum milenial.

Untuk mendapatkan modal sebesar Rp. 100.000 seorang mahasiswa dapat menyisihkan uang sakunya selama kurang lebih dua bulan. Bahkan jika Anda memiliki pekerjaan paruh waktu, Anda tidak perlu mencari modal.

Selain itu, Anda yang memiliki rekening tabungan lama dapat menggunakan sisa konten untuk mulai berinvestasi. Kemudian mendaftar sebagai pemberi pinjaman atau pemberi dana peer-to-peer.

Semua aktivitas dilakukan melalui platform

Salah satu kemudahan yang bisa didapatkan kaum Milenial saat ini adalah adanya platform digital. Dalam dunia perbankan, media digital merupakan forum penting untuk mempermudah akses bagi calon investor.

Apalagi saat milenial memutuskan untuk berinvestasi di peer-to-per lending. Segala aktivitas yang berhubungan dengan perbankan dan transaksi kini dapat dilakukan melalui platform yang terpercaya.

Semoga bermanfaat artikel ini !