Data Ekspor India

Data Ekspor India

Ekspor India terutama difokuskan pada bijih mineral, bahan baku industri dan biji-bijian makanan. Negara ini juga merupakan salah satu pengekspor terbesar perangkat lunak komputer dan layanan yang mendukung teknologi informasi ke negara-negara Barat dan Eropa. Ekspor sebagian besar dicatat dalam Dolar AS karena banyak digunakan untuk transaksi valuta asing oleh sebagian besar negara. Data impor India adalah basis data semua ekspor yang telah meninggalkan negara itu selama bulan atau kuartal tertentu.

Data disiapkan oleh petugas bea cukai dari faktur jual plastik wrapping jakarta, bill of lading, manifesto produk eksportir, dll. Ini berisi informasi yang berguna seperti daftar barang yang diekspor, nama eksportir, nomor kontak, alamat, email atau detail situs web, dll. Selama tahun 2004 hingga 2006 tidak ada praktik pencatatan nama-nama eksportir. Data disiapkan berdasarkan pemberitahuan departemen bea cukai India untuk memberikan informasi tersebut untuk kepentingan pemasok lokal. Ini juga berisi deskripsi produk dalam nomenklatur internasional, nama importir, detail kontak, dan negara.

Dengan rincian pelabuhan tujuan, pedagang lokal dapat mengidentifikasi pasar luar negeri di mana ada permintaan untuk produk mereka. Ini adalah sumber yang sangat baik untuk menemukan produsen lokal atau pemasok produk berkualitas tinggi. Karena semua barang harus diperiksa dan diverifikasi oleh petugas pabean sebelum diizinkan untuk diekspor, tidak ada kompromi pada kualitasnya. Data dikompilasi berdasarkan data yang tersedia dari berbagai pelabuhan laut India seperti JNPT, Mumbai, Chennai, Tuticorin, Kolkata, Delhi, Vizag, dll.

Produk pertanian merupakan komoditas ekspor terbesar India. Negara tersebut memiliki produksi yang melimpah dari barang yang sama, yang surplusnya diekspor ke negara-negara asing untuk mendapatkan devisa. Devisa tersebut pada gilirannya digunakan untuk membeli barang dan jasa yang akan diimpor ke dalam negeri. Sampai tahun 1991 India memiliki pendekatan yang sangat tertutup terhadap investasi dan pertukaran asing. Hanya ketika neraca pembayaran negara itu berakhir dalam krisis, ekonomi terbuka untuk investasi asing. Sejak itu India telah hadir secara konstan di pasar internasional yang terkenal dengan produk lokal serta kerajinan tangan dan produk asli.

Di sisi lain, India sebagian besar mengimpor mobil, tekstil, plastik, dan peralatan industri dari negara lain. Data ekspor India juga menunjukkan bahwa beberapa pedagang bahkan memiliki perjanjian barter dengan pemasok asing dimana barang ditukar dengan barang yang berharga tanpa harus bertransaksi dalam mata uang asing. Negara-negara Timur Tengah, AS, dan Asia adalah domain ekspor utama India. Timur Tengah merupakan pengekspor komoditas beras terbesar dari India.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *